Pada tahun 2015, Disney menghidupkan kembali Star Wars franchise dengan merilis Star Wars: Episode VII – The Force Awakens Film ini, yang pertama dalam trilogi baru, menghadirkan kembali beberapa karakter favorit dari film Star Wars asli, termasuk Han Solo dan Leia Organa Ini juga memperkenalkan beberapa karakter baru ke alam semesta Star Wars, termasuk penjahat bertopeng baru: Kylo Ren
Nominasi Academy Award Adam Driver dipilih untuk memerankan penjahat baru ini, dan Driver menerima banyak pujian kritis atas penampilannya. Karena itu, banyak penggemar masih mempertanyakan pilihan untuk menambahkan penjahat bertopeng lain ke alam semesta Star Wars. The Force Awakens sering dikritik karena terlalu mirip dengan film Star Wars pertama, dan salah satu alasannya adalah karena kesamaan antara Kylo Ren dan Darth Vader. Namun, seperti yang akhirnya terungkap dalam film, bukan kebetulan bahwa Ren dan Vader memiliki topeng yang mirip. Inilah cerita lengkap di balik topeng terkenal Kylo Ren.
8 Topeng Menyembunyikan Identitasnya

Sementara Darth Vader memakai topeng di film Star Wars asli karena dia membutuhkannya untuk bernapas, topeng Kylo Ren tidak terlalu dibutuhkan dan lebih sebagai aksesori fesyen. Salah satu alasan Ren memakai topengnya di The Force Awakens adalah untuk menyembunyikan identitas aslinya. Ren terlahir sebagai Ben Solo, dan itu berarti orang tuanya adalah Han Solo dan Jenderal Leia Organa. Pengungkapan tentang siapa orang tua Ren adalah titik plot utama dalam The Force Awakens.
7 Ini Berfungsi Sebagai Penghormatan Kepada Kakeknya, Darth Vadar

Jelas bahwa sutradara J. J. Abrams dan tim desain kostumnya membuat topeng Ren sebagai penghormatan kepada Darth Vadar. Namun, dalam konteks film, Kylo Ren juga menjelaskan bahwa dia memakai topeng, sebagian, sebagai cara untuk menghormati warisan kakeknya yang sudah meninggal.
6 Dia Mulai Mengenakan Topeng Saat Bergabung dengan Knights of Ren

Melindungi identitasnya dan menghormati kakeknya bukan satu-satunya alasan Ren memakai topengnya. Dia pertama kali memakainya untuk melambangkan bahwa dia telah bergabung dengan Knights of Ren, sekelompok prajurit bertopeng yang bertarung di bawah pemimpin penjahat Snoke.
5 Pemimpin Tertinggi Snoke Tidak Menyetujui Topeng

Pemimpin Tertinggi Snoke, bos Kylo Ren, dikenal suka mengejek topengnya. Snoke tahu bahwa Ren menggunakan topeng itu untuk menyembunyikan identitasnya sebagai Ben Solo, yang dianggap Snoke pengecut. Snoke juga menganggapnya sebagai upaya murahan untuk meniru Darth Vadar daripada penghormatan yang berarti kepadanya.
4 Dia Menghancurkan Topengnya – Dan Kemudian Membangunnya Kembali

Dalam The Last Jedi, Kylo Ren menghancurkan dan menghancurkan topengnya dengan marah setelah pertengkaran sengit dengan Snoke. Snoke tidak hanya mengolok-olok topeng itu, tetapi dia juga sangat menghina Kylo Ren. Snoke menyarankan bahwa Kylo Ren akan mengecewakan kakeknya, karena dia terlalu penyayang seperti orang tuanya. Namun, di The Rise of Skywalker, Ren terlihat sedang memperbaiki topengnya.
3 Keputusan Menghancurkan Topeng Itu Kontroversial
Di balik layar, keputusan untuk menghancurkan topeng di The Last Jedi memang kontroversial. Sutradara Rian Johnson mengakui bahwa itu adalah keputusan yang sulit untuk dibuat, karena topeng adalah simbol penting dari serial tersebut, tetapi dia merasa adegan itu terlalu kuat untuk dipotong. Pria yang mendesain topeng untuk film sebelumnya, bagaimanapun, kecewa dengan bagaimana ciptaannya dihancurkan. Ketika J. J. Abrams membawa kembali topeng untuk film terakhir dari trilogi, itu bahkan lebih banyak menuai kontroversi. Apakah Abrams secara terang-terangan membalikkan keputusan Rian Johnson dari film sebelumnya? Abrams membela keputusan tersebut dengan menjelaskan simbolisme kekuatan dari topeng yang dibangun kembali.
2 Topeng Itu Diperbaiki Dengan Besi Sarrassian, Yang Membuatnya Lebih Kuat dari Sebelumnya

Dalam The Rise of Skywalker, Kylo Ren sekali lagi memiliki topengnya, tetapi sekarang memiliki garis-garis merah di atasnya. Garis-garis merahnya adalah besi Sarrassian, yang digunakan untuk menyatukan kembali topeng itu setelah Ren menghancurkannya. Bahan baru ini berarti bahwa topeng yang dulu rusak sekarang lebih kuat dari sebelumnya. Abrams membandingkan topeng itu dengan bentuk tembikar Jepang kuno di mana tembikar yang retak direkatkan dengan emas dan oleh karena itu apa yang pernah rusak menjadi karya seni yang baru dan lebih baik. Abrams percaya ini sebagai metafora yang tepat untuk perjalanan Kylo Ren.
1 Kylo Ren Akhirnya Meninggalkan Topeng Dan Mengklaim Kembali Identitasnya Sebagai Ben Solo

Pada akhir The Rise of Skywalker, Kylo Ren telah kembali dari sisi gelap untuk selamanya. Karena dia tidak lagi berada di sisi gelap, dia tidak lagi membutuhkan nama Kylo Ren atau topeng yang pernah dia pakai. Itu menutup buku tentang topeng Kylo Ren – setidaknya untuk saat ini.